Bukit Kasih adalah sebuah kuil dan monumen unik di dataran tinggi Minahasa, Manado, Sulawesi.
Dua wajah batu epik, yang didedikasikan untuk para pahlawan lokal Indonesia dari masa lampau, terpahat di perbukitan dan menatap Anda, seperti Gunung Rushmore yang menyeramkan.
Ini juga merupakan area geotermal, jadi ada mata air panas yang mendidih, fondasi batu yang runtuh, dan tanah di sekitar kaki Anda berasap.
Kedengarannya gila, ya? Saya telah melihat dan melakukan beberapa hal dalam perjalanan saya, tetapi ini mungkin salah satu tempat paling aneh dan surealis yang pernah saya kunjungi. Saya menyukainya!
Apa Itu Bukit Kasih?
Tempat apa ini? Pertanyaan bagus.
Saya sudah beberapa kali mengunjungi Bukit Kasih, tapi tetap saja terasa aneh bagi saya. Rasanya seperti perpaduan Indiana Jones, Taman Nasional Yellowstone, dan taman hiburan tua yang norak.
Saat pertama kali keluar dari kendaraan, Anda akan dikelilingi oleh calo lokal yang ramah yang mencoba memasang burung hantu (ya — burung hantu) untuk berfoto, dan bertanya apakah mereka bisa menawarkan pijat kaki di pemandian air panas (jawaban ‘tidak, terima kasih’ yang sopan sudah cukup).
Pemandangan alam di Bukit Kasih sungguh menakjubkan dan ekstrem. Ada gas mendidih dan panci panas bumi yang menggelegak, serta permukaan batu tua yang menyeramkan di perbukitan yang tampak seperti sesuatu yang langsung muncul di film petualangan/horor.
Sejarah dan mitos di balik beberapa monumen ini sangat menarik dan berawal dari asal-usul suku Minahasa, nenek moyang masyarakat yang masih tinggal di wilayah Sulawesi ini hingga saat ini.
Secara keseluruhan, tempat ini adalah salah satu pengalaman perjalanan paling seru yang pernah Anda alami. Dijamin.
• Kolam Panas Bumi
Bukit Kasih adalah kawasan panas bumi yang sangat aktif dan terletak di lereng Gunung Soputan, yang meletus dahsyat pada akhir tahun 2018.
Terdapat mata air panas mendidih di sini, disertai bau belerang yang menyengat, tetapi beberapa di antaranya memiliki suhu yang cukup nyaman untuk merendam kaki Anda. Penduduk setempat akan menawarkan Anda kesempatan untuk merendam kaki di air hangat dengan sedikit biaya jika Anda kelelahan setelah mendaki.
Tempat ini memang keren untuk dijelajahi, tetapi berhati-hatilah jika Anda memutuskan untuk berkeliaran dan berjalan di tanah yang mengandung belerang. Tanahnya tidak stabil dan terdapat lubang panas di beberapa tempat yang bisa berbahaya.
Ini adalah daerah pedesaan Indonesia, jadi jangan mengandalkan langkah-langkah keamanan apa pun. Saya membuat kesalahan dengan memakai sandal, dan saya bisa merasakan panas dari tanah di kaki saya. Jauhi tempat merokok!
• Wajah Batu Raksasa – Toar & Lumimuut
Bukit Kasih memiliki dua wajah batu raksasa yang didedikasikan untuk Toar dan Lumimuut, pasangan mistis dari cerita rakyat Minahasa kuno.
Menurut legenda Toar dan Lumimuut, Toar adalah seorang pejuang yang kuat dan lincah yang tak terkalahkan oleh musuh atau binatang apa pun di hutan.
Toar bertemu Lumimuut pada suatu malam di bawah bulan purnama dan mereka pun menjadi pasangan. Mereka dianggap sebagai cikal bakal suku Minahasa yang mendiami Sulawesi Utara hingga saat ini.
Wajah-wajah batu besar untuk kedua tokoh ini dipahat di perbukitan Bukit Kasih, dengan rambut palsu rumput di atasnya.
Tampilannya sungguh mengagumkan. Konon, seorang seniman Bali disewa untuk mengukir wajah-wajah ini pada tahun 2003.
Anda bisa langsung berjalan ke patung-patung tersebut jika mau, tetapi berhati-hatilah di bebatuan belerang. Kedua patung berjarak sekitar 50 yard, dan patung Toar adalah yang paling mudah dijangkau dari dekat.
• Bukit Kasih
Jika Anda mendaki ke puncak bukit di Bukit Kasih, terdapat sebuah tempat ibadah lintas agama yang konon dapat didatangi oleh semua pemeluk agama.
Sejak tahun 2002, terdapat sebuah gereja Katolik, gereja Protestan, masjid Muslim, pura Buddha, dan pura Hindu di puncaknya. Gagasan di balik ini adalah untuk menyatukan berbagai agama dan mempromosikan perdamaian, karena demografi Sulawesi Utara sangat terpecah.
Penduduk Manado menganut agama Kristen (67%) dan Muslim (31%), diikuti oleh agama-agama lain. Ngomong-ngomong, Bukit Kasih adalah bahasa Indonesia untuk Bukit Cinta.
Pendakian ke puncaknya melelahkan dan memiliki lebih dari 2.000 anak tangga. Bawalah air minum jika Anda memutuskan untuk melihat ke atas!
Biaya Masuk
Parkir: Rp10.000 (kurang dari satu Dolar AS)
Tiket Masuk: Rp10.000
Cara Menuju ke Sana
Bukit Kasih terletak di Desa Kanonang di Sulawesi Utara, Indonesia.
Bandara terdekat adalah Bandara Internasional Sam Ratulangi (MDC) di Manado. Citilink memiliki penerbangan lanjutan ke bandara ini dari Singapura, dan sekarang terdapat penerbangan langsung dari Bali (DPS) dan Makassar (UPG). Anda dapat memesan tiket penerbangan ke Manado di Skyscanner.
Dari kota Manado, dibutuhkan waktu 1,5 jam berkendara ke Bukit Kasih. Cara terbaik untuk mengunjunginya adalah dengan mengikuti perjalanan sehari dengan sopir dari Manado (detail selengkapnya di bawah).